RSS Feed
SELAMAT DATANG
image

PAFI KOTA BANDUNG


Sekretariat:
Jl. Antajaya A5 Bandung Jawa Barat
Indonesia-Asia Tenggara
FOTO SLIDE

upload pictures

GOOGLE TRANSLATE

Gambar Rakernas

 

Team Perumus Usulan perbaikan PP 51 Tahun 2009

Di RAKERNAS MALANG, FEBRUARI 2009

Bersama Pengurus PD PAFI SULUT

 DI RAKERNAS

PC BANDUNG DARI LOMBOK KE BALI

DI ATAS KAPAL FERRY

CERIA DAN DAMAI

BUKU TAMU

PROFESI ASISTEN APOTEKER

image

A. Latar belakang

           

permasalahan pekerjaan kefarmasian sekarang ini semakin kompleks dikarenakan pengguna jasa pelaksana pekerjaan kefarmasian semakin cerdas dan kritis, hal ini menyebabkan tuntutan profesionalisme didalam melaksanakan pekerjaan kefarmasian harus dimiliki oleh seorang Asisten Apoteker/Tenaga Teknis Kefarmasian, dalam menjalankan profesionalisme seorang Asisten Apoteker/Tenaga Teknis Kefarmasian dituntut untuk bekerja harus mematuhi standar profesi yang berlaku, dan kode etik profesi. Apabila hal ini tidak dipatuhi maka akan terjadi apa yang disebut malpraktek atau bekerja secara buruk yang dilakukan oleh tenaga Asisten Apoteker/Tenaga Teknis Kefarmasian yang sudah barang tentu hal ini akan menimbulkan kerugian dimasyarakat juga dapat merugikan  tenaga Asisten Apoteker /Tenaga Teknis Kefarmasian itu sendiri. Untuk mengantisipasi terpenuhinya Asisten Apoteker/Tenaga Teknis Kefarmasian bekerja secara professional dan mengantisipasi permasalahan malpraktek yang akan terjadi, maka Persatuan Ahli Farmasi Indonesia  menyusun standar profesi dan kode etik profesi yang berlaku bagi anggota Persatuan Ahli Farmasi Indonesia, selain itu juga memberikan kontribusi dalam upaya pelayanan kesehatan di bidang kefarmasian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

            Sejalan dengan perkembangan globalisasi yang ditandai dengan masuknya perdagangan bebas tingkat Asean tahun 2003 / AFTA dan tingkat dunia tahun 2010 (WTO) yang memungkinkan masuknya tenaga asing dengan bebas ke Indonesia. Untuk mengatasi hal tersebut sangat dibutuhkan tenaga Asisten Apoteker/Tenaga Teknis Kefarmasian yang profesional yaitu yang mempunyai kompetensi lulusan setara dengan standar profesional farmasi di tingkat Internasional. Disamping itu dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan farmasi di masyarakat baik secara individu maupun  kelompok bersama – sama Apoteker  diperlukan seorang Asisten Apoteker/Tenaga Teknis Kefarmasian yang kompeten.

            Asisten Apoteker/Tenaga Teknis Kefarmasian yang ada di Indonesia saat ini  berlatar belakang dari lulusan pendidikan Sekolah Asisten Apoteker / Sekolah Menengah Farmasi, Politeknik Kesehatan Jurusan  Farmasi, Akademi Farmasi, Politeknik Kesehatan Jurusan Analisa Farmasi dan Makanan (Anafarma)  serta Akademi Analisa Farmasi dan Makanan (AKAFARMA).

Perbedaan jenjang pendidikan tersebut akan menghasilkan Asisten Apoteker dengan keterampilan dan kompetensi yang berbeda pula, oleh karena itu standar profesi Asisten Apoteker/Tenaga Teknis Kefarmasian yang disusun ini dapat digunakan sebagai pedoman dalam menjalankan pekerjaan kefarmasian tenaga profesi Asisten Apoteker /Tenaga Teknis Kefarmasian.

 

B. TUJUAN

  1. Tujuan Umum

Standar Profesi ini dapat menjadi acuan bagi para Asisten Apoteker /Tenaga Teknis Kefarmasian dalam berperan serta secara aktif , terarah dan terpadu bagi Pembangunan Nasional Indonesia.

 

  1. Tujuan Khusus

Standar Profesi ini disusun secara khusus untuk memberikan pedoman bagi para Asisten Apoteker/Tenaga Teknis Kefarmasian dalam melaksanakan tugas sebagai tenaga kesehatan di bidang kefarmasian.

 

C. PENGERTIAN

a. Definisi

§ Standar Profesi Asisten Apoteker / Tenaga Teknis Kefarmasian adalah suatu standar minimal  bagi para anggota Persatuan Ahli Farmasi Indonesia di Indonesia dalam menjalankan tugas profesinya sebagai tenaga Kesehatan di bidang kefarmasian;

§ Asisten Apoteker / Tenaga Teknis Kefarmasian adalah tenaga kesehatan yang berijazah Sekolah Asisten Apoteker / Sekolah Menengah Farmasi, Politeknik Kesehatan Jurusan  Farmasi, Akademi Farmasi, Politeknik Kesehatan Jurusan Analisa Farmasi dan Makanan, Akademi Analisa Farmasi dan Makanan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

§ Ahli Madya Farmasi adalah seorang yang telah mengikuti dan menyelesaikan proses pendidikan selama 6 semester dengan beban studi minimal 110 SKS teori dan praktek pada Akademi Farmasi atau Politeknik Kesehatan Jurusan Farmasi.

§ Ahli Madya Analis Farmasi dan Makanan adalah seorang yang telah mengikuti dan menyelesaikan proses pendidikan selama 6 semester dengan beban studi minimal 110 SKS teori dan praktek pada Akademi Analisa Farmasi dan Makanan atau Politeknik Kesehatan Jurusan Analisa Farmasi dan Makanan.

b.   Batasan dan Ruang Lingkup

Ruang lingkup pekerjaan kefarmasian meliputi ruang lingkup tanggung jawab dan hak sebagai Asisten Apoteker/Tenaga Teknis Kefarmasian. Seluruh ruang lingkup pekerjaan kefarmasian harus dilaksanakan dalam kerangka sistem upaya kesehatan pada pengelolaan obat yang berorientasi kepada masyarakat sesuai kewenangan dan peraturan yang berlaku.

 

            Lingkup Tanggung Jawab Asisten Apoteker meliputi :

§ Ikut bertanggung jawab dalam ketersediaan dan keterjangkauan sediaan   farmasi dan perbekalan kesehatan yang diperlukan masyarakat sesuai  kewenangan dan peraturan yang berlaku.

§ Ikut bertanggung jawab atas mutu, keamanan dan efektifitas sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan yang diberikan.

§ Ikut bertanggung jawab dalam memberikan informasi kepada masyarakat sesuai dengan kewenangan dan peraturan yang berlaku tentang penggunaan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan yang diterimanya demi tercapainya kepatuhan penggunaan.

§ Memiliki tanggung jawab bersama dengan tenaga kesehatan lain dan pasien dalam menghasilkan keluaran terapi yang optimal.

 

              Lingkup Hak dari pekerjaan kefarmasian meliputi :

§ Hak untuk mendapatkan posisi kemitraan dengan  profesi tenaga kesehatan lain.

§ Hak untuk mendapatkan perlindungan hukum pada saat melaksanakan praktek sesuai dengan standar yang ditetapkan.

§ Hak untuk mendapatkan jasa profesi sesuai dengan kewajiban jasa profesional kesehatan.

§ Hak untuk bicara dalam rangka menegakkan keamanan masyarakat dalam aspek sediaan kefarmasian dan perbekalan kesehatan.

§ Hak untuk mendapatkan kesempatan menambah / meningkatkan ilmu pengetahuan baik melalui pendidikan berkelanjutan (S1), spesialisasi, pelatihan maupun seminar.

§ Hak untuk memperoleh pengurangan beban studi bagi yang melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 Farmasi

 

C. KUALIFIKASI PENDIDIKAN

           

            Kualifikasi pendidikan Asisten Apoteker berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI  No.  679 /Menkes/IV/2003,  dikelompokkan sebagai berikut :

            a. Jenjang pendidikan menengah :

                        1. Lulusan Sekolah  Asisten Apoteker

                        2. Lulusan Sekolah Menengah Farmasi 

                Dalam  petunjuk pelaksanaan lulusan jenjang  pendidikan SAA dan SMF ini akan diatur kemudian dalam kualifikasi sebagai berikut  :

1.  Berdasarkan lama bekerja atau pengalaman masa kerja minimal 5 (lima) tahun berturut-turut ditempat yang sama

2.  Berdasarkan  yang baru lulus dengan belum mempunyai pengalaman bekerja dan atau yang sudah bekerja di tempat yang berbeda jenis sarana dengan jangka waktu pendek atau dibawah lima tahun.

b.Jenjang Pendidikan Tinggi

1. Diploma III Farmasi

§  Lulusan Akademi Farmasi 

§  Lulusan Politeknik Kesehatan Jurusan Farmasi

2. Diploma III Analisa Farmasi dan Makanan

  •   Lulusan Akademi Analisa Farmasi dan Makanan  
  • Lulusan Politeknik Kesehatan Jurusan Analisa Farmasi dan Makanan

 

D. DASAR HUKUM

1.      Undang-undang No 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan (Lembaran Negara tahun 1992 No.100, Tambahan Lembaran Negara No.3495)

2.      Undang-Undang No No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (Lembaran Negara RI tahun 1999 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor: 3821)

3.      Undang Undang No 13 tahun 2003 tentang Tenaga Kerja di Indonesia

4.      Undang Undang No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

5.      Peraturan Pemerintah No.32 tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan  (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor : 49, Tambahan Lembaran Negara Nomor : 3637))

6.      Peraturan Pemerintah No.72 tahun 1998 tentang Pengamanan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan (Lembaran Negara RI  tahun 1998 No.138, Tambahan Lembaran Negara RI  No.3784).

7.      Surat Keputusan  MENPAN  No. 07/Kep/K.PAN/12/l999 tentang Jabatan Fungsional Asisten Apoteker dan Angka Kreditnya

8.      Permenkes No. 679/MENKES/S/IV/2003 tetang Registrasi Dan Izin Kerja Asisten Apoteker

9.      SKB Menkes dan Ka Bkn No.413/Menkes/SKB/111/2000 tentang Jabatan Fungsional Asisten Apoteker dan Petunjuk Pelaksanaannya

10.  Ketetapan Munas ke XI tahun 2003 tetang Anggaran dasar dan Anggaran Rumah tangga Persatuan Ahli Farmasi Indonesia/PAFI..

11.  Ketetapan Rakernas tahun 2006 tentang penetapan Kode Etik anggota Persatuan Ahli Farmasi Indonesia/PAFI.

12.  Ketetapan Rakernas tahun 2006  tentang Visi dan Misi Persatuan Ahli Farmasi Indonesia /PAFI.

13.  Ketetapan Rakernas tentang Penetapan Standar Kompetensi Asisten Apoteker

Thu, 10 Dec 2009 @18:07


16 Komentar
image

Sun, 10 Jan 2010 @15:32

fera patmasari

kalau yang SMK Farmasi itu gmana ????

image

Sun, 17 Jan 2010 @23:50

achmaddaiman

@fera: berdasarkan PP 51 tahun 2009, tenaga kefarmasian adalah apoteker yang dibantu oleh tenaga teknis kefarmasian yang terdiri dari sarjana farmasi, tenaga madya farmasi (D3), analis farmasi dan tenaga menengah farmasi (SMK Farmasi)

image

Sun, 17 Jan 2010 @23:54

achmaddaiman

@ fera: berdasarkan PP 51 th 2009 tentang tenaga kefarmasian, disebutkan bahwa yang menjalankan pekerjaan kefarmasian adalah apoteker dibantu oleh tenaga teknis kefarmasian yang terdiri dari sarjana farmasi, tenaga madya farmasi (D3), analis farmasi dan tenaga menengah farmasi (SMK Farmasi)

image

Tue, 19 Jan 2010 @13:26

pengelola

sesuai pp 51 tahun 2009 bab i pasal 6
Tenaga Teknis Kefarmasian adalah tenaga yang membantu Apoteker dalam menjalani Pekerjaan Kefarmasian, yang terdiri atas Sarjana Farmasi,
Ahli Madya Farmasi, Analis Farmasi, dan Tenaga Menengah Farmasi/Asisten Apoteker
Menurut pemahaman pengelola Asisten Apoteker masuk ke tenaga Menengah Farmasi sama dengan SMKF saat ini

image

Fri, 29 Jan 2010 @20:06

admin

berdasarkan PP No 51 th 2009, yang berhak menjalankan tugas kefarmasian adalah apoteker dibantu oleh tenaga teknis kefarmasian yg terdiri dari sarjana farmasi, analis farmasi, tenaga madya farmasi (D3) dan tenaga menengah farmasi (SMK Farmasi). Artinya dg adanya PP No 51 th 2009 tenaga farmasi dari SMK Farmasi diakui keberadaannya untuk menjalankan pekerjaan kefarmasian asalnya dia telah memiliki surat izin asisten apoteker

image

Mon, 12 Apr 2010 @19:33

evita

tapi yg sy dgr dr tmn2 ssama AA, peraturan yg akan dtg AA/TTK hrs lulusan D3. Apakah benar? Karena skrg saja Analis lab,perawat & perawat gigi tidak ada lagi lulusan SMAK,SPK,SPRG...

image

Mon, 12 Apr 2010 @20:16

pengelola

Mugkin Mbak evi bisa membaca PP 51 tahun 2009 pasal 1 ayat 6 sebagai berikut:
Tenaga Teknis Kefarmasian adalah tenaga yang membantu Apoteker dalam menjalani Pekerjaan Kefarmasian, yang terdiri atas Sarjana Farmasi, Ahli Madya Farmasi, Analis Farmasi, dan Tenaga Menengah Farmasi/Asisten Apoteker.

Pengertian disini TTK terdiri dari : S1 Farmasi, D3 Farmasi/Analis Farmasi, Tenaga Menengah Farmasi/AA; sampai saat ini penafsiran sementara tenaga menengah Farmasi adalah tamatan SMF / SAA dan SMKF.
Salam Hangat PAFI

image

Fri, 23 Apr 2010 @10:43

maya

kami lulusan AKAFARMA pada waktu mau mengikuti pendaftaran CPNS di daerah kami. kami para lulusan AKAFARMA awalnya tidak mendapat nomor test. alasanya jabatan asisten apoteker harus dari lulusan DIII Farmasi dan bukan dari akdemi analis farmasi, makanan dan minuman. padahal kami semenjak lulus sudah mempunyai SIAA, dan dalam sumpah wisuda kami disumpah sebagai AA. Dan di daerah lain teman2 lulusan AKAFARMA setelah saya tanyakan mendapat nomor test. padahal menurut :
Definisi Asisten Apoteker / Tenaga Teknis Kefarmasian adalah tenaga kesehatan yang berijazah Sekolah Asisten Apoteker / Sekolah Menengah Farmasi, Politeknik Kesehatan Jurusan Farmasi, Akademi Farmasi, Politeknik Kesehatan Jurusan Analisa Farmasi dan Makanan, Akademi Analisa Farmasi dan Makanan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
Kualifikasi pendidikan Asisten Apoteker berdasarkan Peraturan Menteri Kesehata salah satunya DIII Analis Farmasi & makanan.
Pertanyaan : apakah benar kami tdk diakui sebagai AA

image

Sat, 24 Apr 2010 @11:47

pengelola

Terimaksih info dari maya
Pengertian kami tentang komentar maya bahwa â¦awalnya tidak mendapat nomor test CPNS berarti sekarang sudah mendapat no test kan, dan berarti ga ada masalah lagi ..kan⦠semoga yaa
Begini Maya sedikit Penjelasan :
Yang dimaksud Asisten Apoteker berdasarkan Permekes: 679/2003: lulusan SMF, Analis Farmasi, Analis Farmasi dan Makanan dan berhak mendapatkan SIAA. Sedangkan berdasarkan PP 51 th 2009 pasal 1 ayat 6 Tenaga Teknis kefarmasian adalah sarjana Farmasi, Analis Farmasi dan Tenaga Menengah Farmasi. Apabila didaerah maya tidak mensertakan lulusan AKAFARMA dalam test mungkin : Belum paham dengan permekes 679/2003 atau sudah merealisasikan pp 51 tersebut diatas.
Terimakasih, salam hangat Pafi

image

Thu, 29 Apr 2010 @14:10

Maya

Terimakasih atas infonya.
Seandainya di daerah saya, buka CPNS formasi Asisten Apoteker dan mereka tetap tidak mengakui lulusan Akafarma. Apa yang harus kami lakukan untuk memperjuangkan keberadaan kami dan kami harus mengadu dengan siapa

image

Fri, 30 Apr 2010 @17:26

pengelola

Terimaksih Info Maya
Apabila ada kelompok atau bentuk lainnya yang tetap tidak mengakui lulusan Akafarma.
Maka Saran kami :
Hubungi Sekolahnya untuk ditindak lanjuti, advokasi ke pemerintah /Stakeholder untuk pengakuan keberadaan lulusan AKAFARMA dalam hal ini Dep Kes RI /Kementrian kesehatan RI
Advokasi ke PAFI PUSAT dan PAFI setempat untuk memperjuangkan ini
Sekedar untuk diketahui sewaktu Workshop PAFI 15 des 2009 di Surabaya membahas PP 51 2009 tentang pendidikan Ass Apt, telah di buat usulan untuk mensertakan tamatan AKAFARMA sebagai Asisten Apt/TTK sesuai permenkes 679/2003 tentang Surat Ijin Ass Apt dan sesuai standar profesi Ass Apt tahun 2008, namun tetap harus diperjuangkan tidak hanya sampai disiniâ¦.
Demikian, semoga dapat memahami atas jawaban ini.
Terimakasih, Wassalam
Salam Hangat PAFI

image

Sun, 2 May 2010 @06:15

Maya

Terima kasih banyak PAFI.
Bagaimana caranya menjadi anggota PAFI, sehingga kalau ada permasalahan terkait AA bisa dapat berkonsultasi, Apakah di Lampung sudah terbentuk PAFI ?

image

Mon, 3 May 2010 @10:24

pengelola

PAFI Lampung 08127916815

image

Wed, 30 Jun 2010 @19:28

hepi

bu,tolong bantu sya, saya sedang menyusun tesis tentang hubungan antara motivasi dan persepsi asisten apoteker terhadap hasil belajar siswa....., saya masih butuh data dari sumbernya langsung mengenai pekerjaan asisten apoteker? ato sgala hal tentang asisten apoteker, tapi yg di ungkap oleh langsung oleh pakarnya, bisa ga bantu saya untuk memberikan pendapat2 tentang "PERSEPSI ASISTEN APOTEKER"nya itu sndiri sprti ap? atas perhatian dan bantuannya saya ucapkan banyak terimakasih

image

Wed, 30 Jun 2010 @23:20

pengelola

Terimaksih Hepi atas .. infonya
Hepi dapat membaca kompetensi AA pada wibe ini tersedia, di buku standar profesi AA tercantum kompetensi AA, kemudian yang mendukung informasi tentang SDM dibeberapa teksbook dan jurnal seperti karangan Hasibuan, Simanjuntak tentang management SDM didalamnya membahas tentang kinerja dll dan hasilnya tak jauh dari perilaku.
Membaca tesis orang lain berkisar SDM, performance dan kinerja serta bagaimana pola belajar yang baik buku tuntunan dari Diknas mungkin sangat membantu
Apabila tinggal di kota yang sama dapat menemui saya dan membaca tesis saya tentang kinerja asisten apoteker
Demikian informasi yang dapat diberikanâ¦.
Selamat belajar semoga sukses
Terimaksih

image

Mon, 20 Dec 2010 @13:31

dila

ass.
saya siswa SMP kls 3.om saya yg berprofesi sbg dokter menganjurkan sya u/ mlanjuti skolah k SMF.tpi saya jd ragu.sya blum pham btul tntang skolah ini.
mohon bntuan informsi ny ya.
tntg skolah SMF ini,plajaran yg d plajari,tmat dr SMF klo mau kuliah,ke mana nymbung nya?dan profesi stlh tmat dr skolah ini atau tmat kuliah ny....
trim's.


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 9+9+4

Copyright 2014 PAFI KOTA BANDUNG All Rights Reserved